Subscribe:

Ads 468x60px

Rabu, 22 September 2010

The History of Metallica


ini band trash metal yang aku suka. Kenapa aku suka? karena band inilah yang istilahnya itu band induk dari semua band rock metal yang ada seperti sekarang. Liat aja foto di atas ,orangnya sangar-sangar banget.
Sebagai band rock, Metallica berdiri di Los Angeles, Amerika Serikat dengan nama The Young of Metal Attack, dan beberapa bulan kemudian berganti nama Metallica. Konon nama Metallica ini merupakan gabungan kata Metal dan Vodca. Formasi pertama Metallica adalah Lars Ulrich (drum), James Hetfield (vokal dan gitar), Lloyd Grant (gitar) dan Ron Mc Govney (bass). Formasi inilah yang melahirkan lagu pertama berjudul Hit The Light, sebuah lagu yang masuk dalam album kompilasi rock Metal Massacre 1981.

Formasi itu tak bertahan lama, sebab Grant dan Ron mengundurkan diri setelah Metal Massacre beredar. Untuk bisa tetap eksis, posisi Grant pun digantikan oleh Dave Mustaine dan posisi Ron digantikan Cliff Burton. Pada Juli 1982, mereka pun mengeluarkan demo-album No Life Till Leather, sebuah demo album yang kemudian mengantarkan Metallica mendapatkan agen dan hijrah ke New York.

Pada 1983, Metallica berencana akan melakukan tur pendek ke beberapa kota. Sayangnya, Hetfield dan Mustaine malah terlibat perseteruan, hingga akhirnya Mustaine keluar dan kemudian mendirikan Megadeth. Mustaine yang gitaris itu pun diganti Kirk Hammett, gitaris dari grup band Exodus. Formasi ketiga inilah yang kemudian mengeluarkan album Kill ‘Em All pada Mei 1983.

Di tahun selanjutnya, nama Metallica semakin besar, sehingga mampu merilis kembali album baru berjudul Ride the Lightning. Album ini mampu bertahan 50 minggu dalam Billboard Top 200. Sebagai promosi selanjutnya mereka mengeluarkan mini album bertajuk Jump in the Fire.

Metallica termasuk band yang produktif, hampir setiap tahun mengeluarkan album baru. Pada September 1985, Metallica pun memproduksi album Master of Puppets, dan kembali masuk Billboard Top 40 selama 72 minggu. Album ini merupakan album yang meraih platinum tanpa single dan video. Pada tahun selanjutnya, tepatnya 27 September 1986, dalam perjalanan tur ke Skandinavia, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan Cliff Burton (bass) meninggal dunia. Peristiwa ini membuat seluruh anggota band terpukul. Bahkan Dave Mustaine yang telah mendirikan Megadeth, mengenang kematian Cliff dalam lagu In My Darkest Hour (album Megadeth: So far.. So Good.. So What!). Selanjutnya, pada Oktober 1986, posisi Cliff Burton digantikan oleh Jason Newsted, basis dari grup Floatsam And Jetsam.

Selang setahun, beredarlah album And Justice for All, tepatnya pada September 1988. Pada saat inilah Metallica mulai mengeluarkan video klip. Video pertama mereka adalah untuk lagu One, video yang akhirnya menduduki urutan pertama di MTV. Dengan keberhasilan ini, mereka mendorong produksi video klip Cliff ‘Em All, sebuah video kenangan untuk Cliff Burton.

Nah, pada akhirnya, sekitar akhir 1990, album berjudul Metallica pun direkam. Album ini membuat Metallica mencapai penjualan Quadruple Platinum, dan menjadi album nomor satu di delapan negara bagian Amerika dan Eropa. Bahkan, meraih penghargaan Grammy Award, kategori Penampil Metal Terbaik dua tahun berturut-turut.

Sebelumnya, Metallica muncul di Scene Underground pada awal 1980-an, tapi kemudian berkembang menjadi band Rock Mainstream raksasa. Bersama Megadeth, Slayer, dan Anthrax, Metallica merupakan generasi Thrash Metal era 1980-an. Akan tetapi, eksisitensi Metallica patut diacungi jempol, sebab beberapa lagunya mampu menjadi Icon-MTV yang dinyanyikan band-band muda seperti Sum 41, Korn, dan Limp Bizkit.

Pascakevakuman, 1991-1995, Metallica masih mampu bangkit dengan album Load (1996) dan ReLoad (1997), album yang mengganti tempo metal cepat dengan nada gitar yang bluesy, bahkan ditambah dengan permainan slide guitar dan steel guitar, hurdy-gurdy dan violin. Sebagian fans menyindir mereka sebagai Poptalica, Alternica, dan bahkan Lica saja. Beberapa lagu dari Load dan Reload sering diputar radio-radio Amerika Serikat.

Dalam album berikutnya, Metallica hanya men-cover lagu-lagu dari sejumlah artis yang mempengaruhi mereka, mulai dari The Misfits, Thin Lizzy, Black Sabbath, sampai ke Nick Cave, dan Bob Seger. Pada 1999, Metallica dilantik ke San Francisco Walk of Fame, dan bulan berikutnya, mereka merekam dua pertunjukan dengan San Francisco Symphony Orchestra, serta merilisnya dengan judul S&M.

Pada 2001, Jason Newsted pun meninggalkan Metallica. Berbagai wawancara mengungkapkan bahwa pengunduran itu diakibatkan oleh keinginannya untuk membuat CD dan melakukan tur bersama band pribadinya: Echobrain, namun keinginan tersebut selalu dihadang oleh Hetfield. Posisinya pun digantikan Robert Trujillo, eks basis Suicidal Tendencies yang pernah main bersama band Ozzy Osbourne, Infectious Grooves, dan Black Label Society. Dan, Newsted pun pada 2003 bergabung dengan band legendaris Thrash Metal asal Kanada: Voivod, dan secara menarik menggantikan posisi Trujillo dalam Ozzfest.

Pada 2003 juga, Metallica menanggapi pihak yang mengklaim mereka telah kehilangan kekerasan sond dengan album kedelapan berjudul St. Anger. Album ini dibuat kasar dan tak terpoles, sehingga memunculkan kritik pedas dari fans-nya. Meskipun demikian, album St. Anger ini memenangkan Grammy 2004.

Selanjutnya, di 2006, Metallica mengakhiri kerjasama yang telah dilakukan selama 15 tahun dengan produser Bob Rock, dan menjalinkan kerjasama baru dengan produser legendaris Rick Rubin. Rick Rubin adalah produser yang biasa menangani album Beastie Boys, Red Hot Chili Peppers, Weezer, Audioslave, Slipknot, System of a Down, Johnny Cash, LL Cool J, Jay-Z, dan Slayer.

Jadi begitu ceritanya ....lanjutannya ada lagi tapi i don't know...hahaha .

thanks for read my archive..


0 komentar:

Poskan Komentar